Pada usaha-usaha yang telah ku lakukan untuk merebut
Kembali hatimu dari kesibukanmu menunggu dia datang menghampirimu. Aku selalu
kalah perihal mengambil perhatianmu dari pandanganmu padanya.
Mungkin usahaku tak cukup meyakinkanmu bahawa waktu
yang selalu kuberikan hanya untukmu. Mungkin aku tidak cukup membuatmu yakin
bahwa kau memang satu-satunya bukan bagian dari salah-satunya.
Mungkin dari caraku tak cukup membuatmu merasa
berharga dari apa yang telah ku berikan padamu, waktuku, perhatianku, kasih
sayangku, hal-hal kecil yang kau inginkan tak cukup membuatmu yakin kau
berharga bagiku.
Aku selalu kalah perihal mengambil hatimu, ya selalu
kalah dari dia yang mampu memberikan semua waktunya untukmu. Sedangkan aku
hanya Sebagian waktuku untukmu selebihnya untuk diriku sendiri. Kau memang tak
pernah merasa cukup dari apa yang telah ku berikan, padahal kau tahu persis
waktu bagiku lebih berharga dari apapun. Kau menjadi satu-satunya dan kau tak
pernah ingin meyakinkan hatimu. Kau lebih yakin kepada yang lain.
Aku memang selalu kalah perihal mengambil hatimu,
namun aku akan pastikan satu hal kepadamu bahwa kau akan menyadarinya setelah
apa yang kau inginkan darinya tak pernah dia berikan kepadamu, karena aku
memberimu waktu yang tak semua orang mampu memberikannya padamu.
By wn
Komentar
Posting Komentar