Langsung ke konten utama

Postingan

Di Mulai dari Tiram

       Desember adalah penutup untuk tahun 2019 ini, namun Tiram  kisah perjalanan seorang penjelajah amatiran membuat keputusan untuk memulai menjelajahnya dari sini. Pantai Tiram adalah perjalan pertamanya di penghujung tahun ini. melalui  wawancara pantai Tiram ini tidak banyak masyarakat yang mengetahuinya namun beberapa tahun belakangan ini setelah pemerintah daerah memberikan inovasi untuk destinasi wisata ini barulah banyak  masyarakat yang berkunjung ke pantai ini  dengan alasan utamanya datang ke sisni yaitu bagus untuk foto-foto.        sebanarnya sudah dari sebelum-sebelumnya sudah kepikiran untuk memulai tetapi mungkin belum ada waktu yang tepat nah sekarang adalah  waktu yang tepat. setelah saya mengunjungi Pantai Tiram ini, Pantai ini bagus untuk merileksasikan otak dan pikiran dari segala aktivitas yang melelahkan seperti lelah karena pekerjaan kantor, lelah karena tuugas kuliah atau ...

Sebuah perjalanan

"kita perlu menikmati waktu setelah sibuk mencari" Tahun lalu aku memberanikan diri untuk mengajakmu kesebuah tempat yang belum pernah sama sekali aku kunjungi, melalui perjalanan panjang, selama di perjalanan aku menggunakan insting sebagai petunjuk jalan. waktu itu kita sedang menenangkan pikiran dari lelahnya berpikir bagaimana cara memahami.  ternyata sulit sekali memulai perjalanan itu, butuh keberanian yang kuat agar sampai disana. sesampainya disana  dan menikmati indahnya surga itu adalah Pantai Nirwana yang terletah di Padang Provinsi Sumatera Barat. ada yang menarik ketika berada disana, karang-karangnya nan indah, pohon-pohon kelapa yang berjejer di tepi-tepi pantai sperti menjaga pasir agar tak terkikis oleh ombak.  Di sana juga tempat mudah-mudi bercerita tentang cinta yang mereka miliki, duduk berdua menikmati matahari tenggelam dengan tangan yang di genggam. bagi mereka adalah surga, sesuai namanya Pantai Nirwana.   "Ki...

Katanya "Tanpa Tanda Jasa"?

  Kadang saya tidak   mengerti kenapa gaji guru/PNS itu kecil?   Padahal jasa jadi guru itu sangat besar. Tanpa didikan   seorang guru di sekolah, mungkin yang jadi   presiden saat ini   tidak bakalan jadi presiden, tapi kenapa   masih gaji guru itu masih rendah? Bahkan tinggi pula gaji buruh yang tidak berpendidikan lagi?   Seharusnya pemerintah melirik   arah itu, tapi sayang nyaa mereka hanya memiikirkan dirinya sendiri, tanpa memikirkan orang lain aapa lagi bangsanya.             Aku akan menceritakan kehidupan sebagai anak   seorang guru, memang benar mentang-mentang bekerja jadi guru, tanpa tanda jasa. Tetapi tidak seenaknya pula   membuat gaji guuru itu secukupnya. Bukannya tidak   bersyukur terhadap apa yang di berikan, tetapi lebih berppikir kedepannya bagaimana bisa gaji yang hanya kurang lebih Rp 4.000.000 yang di terima tiap bulan itu cukup menghidupi an...