Langsung ke konten utama

Desember 2020. Tiga Paragraf, Satu Puisi Singkat(?)

write by hiwel

    Sudah ngapain aja selama tahun 2020. Bagi sebagian orang tahun 2020 banyak cerita yang ingin dituliskan. Aku ingat sekali saat menuliskan, apa ya namanya, saat memutuskan untuk memulai perjalanan di Desember 2019, aku ingin menuliskan perjalananku di jurnal picisan kalem. Tapi ternyata ya begitu, selama tahun 2020 tidak ada satupun jurnal yang aku buat tentang perjalanan. Menyesal? Gak lah, kan tidak semua yang kita rencanakan terjadi, yap di tahun ini aku banyak belajar tentang sebuah kesabaran. Banyak sekali dimulai dari skripsi, menghadapi ujiannya yang tersendiri, sabar menghadapi ketakutan, tapi sabar saja tidak cukup menghadapi kenyataan yang pahit ini.

Banyak pertanyaan yang terlondar selama tahun 2020 ini.

Apa yang sudah kamu lakukan,

Apa kamu sudah merasa bersyukur?

Apa yang sudah kamu dapatkan?

Dan banyak lagi pertanyaannya.

    Tapi ada ditahun ini yang membuat aku bersyukur, karena aku bisa melepaskan beban orang tuaku, aku bisa melewati proses skripsi yang jujur banyak membuatku takut dan tidak percaya diri, melalui orang-orang yang ditakdirkan untuk memimbingku, aku bersyukur bisa melewati setiap tantangannya. Walaupun jujur aku juga merasa terlalu keras, tapi akhirnya aku sadar. Tuhan tidak akan menguji hambanya, melebihi kesanggupan kita sendiri menghadapinya sebagai manusia biasa.

    Aku juga minta maaf, di tahun 2020 ini belum ada satupun perjalanan yang terlaksanakan. Bukan karena waktu, tapi karena keadaan, kan kita sedang di uji dengan adanya pandemi.  Jadi aku menuliskan ini tepat di 1 tahun rencanaku untuk memulai jurnalpicisankalem.blogsopt.com. keinginanku kedepannya untuk blog ini, semoga jurnalpicisankalem ini bisa menjadi jurnalpicisankalem.com, memakai doamain .com dan bisa menghasilkan uang dari sana. Aku bisa terus menulis dan mengembangkan tulisan. Aku bisa terus bersyukur apapun keadaan yang aku alami. Ohiya aku juga menulis di website www.monokromnews.com jika kamu tertarik silahkan bergabung. Kita sama-sama belajar disana. Aku juga harus terus belajar.

 

Untuk Desember 2020

Tidak apa, aku tidak marah pada diri sendiri

Karena belum memulai satu perjalanan untuk ditulis disini

Aku juga tidak menyesali apa yang sudah terjadi

Hal baik selalu membuat aku selalu mensyukuri hari

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sandarkanlah

  Foto Giorgio Grani/Unsplash.com jangan sandarkan egomu di kursi lapuk yang di makan rayap jangan sandarkan harapmu pada pundak yang tak kuat; bila beranjak kau terjatuh. jangan sandarkan tubuhmu di bahu sungai,bila air datang dengan deras kau akan hanyut dan terhempas. jangan sandarkan hatimu pada jiwa yang rapuh siapa yang menetap siapa yang tak siap siapa yang tak kembali siapa yang menghapus air matamu nanti di malam-malam tangis yang membuncah mana yang penyesalan bila keningmu sudah menyentuh sajadah rebahkan jiwamu; sandarkanlah tangan-tangan-Nya akan  mengusap lembut kepalamu dan melelapkanmu dalam dekapan.

perjalanan saya

  saya akan menceritakan perjalanan saya membangun blog dari hallowel, sebelumnya bukan itu namanya, nama pertama blog ini adalah secretadmire.blogspot.com berganti jadi jadisandara.blogspot.com dan sekarang jadi darihelowel.blogspot.com. saya sering mengganti nama, entah karena apa.  dimulai dari akhir tahun 2017 blog ini saya buat.  posting beberapa artikel/tulisan saja, lalu berhenti, saya juga bingung kenapa bisa begitu.  jika dilihat-lihat postingan blog ini hanya beberapa saja dalam 5 tahun terakhir sejak dibuat. tentu saja tidak ada pendapatan dari blog ini.  bukan itu tujuan awalnya dibuat blog ini, karena saya masih menggunakan blogspot.com dan itu gratis tanpa biaya, namun ada saja kendala yang menghentikan saya menulis di blog ini.  perjalanan blog ini tidak mudah, salah satu tantangan terbesar saya adalah tidak punya ide untuk di posting di blog ini, setiap kali saya ingin menulis setiap itu juga distraksi menghentikan saya. saya kalah melawanny...

Hari Kedua Perkenalan

  Setelah hari pertama perkenalan saat MOS berlangsung kita diajarkan untuk bisa menyesuaikan diri kepada lingkungan diamana kita berada. Pada hari kedua MOS ini dilalui banyak agenda kegiatan disekolah yang telah disusun oleh panitia pelaksana MOS itu sendiri. Di tempat duduk itu aku asik sendiri bermenung, ada hal yang mengganjal dipikiranku dan aku hanyut dalam mengamati keadaan sekitar. Pada jam istirahat aku merasa sendiri, teman-teman waktu sekolah menengah pertama serasa lenyap seketika. Karna mereka telah memilih kemana mereka akan melanjutkan sekolahnya. Ada 3 orang siswa yang lulus di SMA favorit itu, aku dan 2 teman baikku. Yang level kemampuan dan pengetahuannya lebih dari yang ku punya dan juga dia dibantu oom nya, setiap buku mereka berdua selalu lengkap sedangkan aku hanya mengandalkan buku yang di pinjam di perpustakaan untuk belajar. Sebelum kami mendaftar ke SMA itu kami bertiga pernah berbincang-bincang disuatu tempat perihal kemana kita akan me...